Tampilkan postingan dengan label Laundry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laundry. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 November 2010

Proses Londry Kiloan

Diposting oleh laundryiyyas di 05.12 0 komentar
Proses Londry Kiloan

1. Pre Washing / Spotting – proses memilih pakaian yang bernoda (karena daki, keringat, dll) atau proses pembersihan noda awal. Jelasnya, proses ini adalah proses dimana pekerja laundry akan membersihkan noda-noda yang kelihatan dan tidak dapat dihilangkan hanya dengan mencuci baju di mesin cuci. Noda-noda ini seperti noda tinta, noda darah, makanan dan lain sebagainya. Proses ini juga disebut sebagai proses perendaman pertama dimana kita akan merendam pakaian kotor sebelum dicuci bila diperlukan.
- Dalam Proses pre-washing biasanya chemical (kimia) laundry yang dibutuhkan adalah: General Spotter / Emulsifier / Oxy booster.
2. Proses Washing – proses ini adalah proses pencucian dengan menggunakan Detergen dan mesin cuci. Ini seperti kita mencuci biasa dengan mesin cuci, dan kemudian pakaian akan dibilas dan kemudian akan di peras (spin)
- Dalam Proses Washing biasanya chemical (kimia) laundry yang dibutuhkan adalah: Deterjen, Pelembut (softener) dan chemical tambahan lain yang bertujuan untuk membantu proses pencucian agar lebih baik.
3. Proses Dryer – proses ini adalah proses pengeringan pakaian. Untuk laundry yang memiliki mesin dryer maka pengeringan dilakukan di mesin dryer. Buat laundry yg tidak memiliki dryer ini adalah proses penjemuran pakaian sampai kering.
- Tidak ada chemical yang dibutuhkan didalam proses pengeringan.
4. Proses Pressing – proses ini adalah proses penyetrikaan/ironing agar pakaian yang kering menjadi rapi dan tidak kusut akibat proses pencucian. Biasanya penyetrikaan dilakukan dengan setrika uap, setrika listrik, mesin pressing, atau steamer.
- Dalam Proses Pressing biasanya chemical (kimia) laundry yang dibutuhkan adalah: Pelicin.
5. Proses Finishing – ini adalah proses packing (pembungkusan), pada saat packing biasanya pekerja laundry akan memasukan dan memilih pakaian yang telah di setrika didalam satu bungkusan sesuai dengan nota bon/pelanggan. Disini juga akan dilakukan scenting atau pemberian parfum agar pakaian menjadi wangi.
- Dalam Proses Finishing biasanya chemical (kimia) laundry yang dibutuhkan adalah: Parfum Laundry.
Kira-kira seperti itulah proses produksi atau pencucian laundry yang biasa saya lakukan di laundry yang saya kelola atau yang bekerja sama dengan saya. Kesimpulannya proses laundry kiloan ini adalah:
1. Prewash (spotting atau perendaman sebelum mencuci dengan mesin) – Chemicalnya: General Spotter / Emulsifier / Oxy booster.

2. Washing (proses pencucian dengan mesin) – Chemicalnya: Deterjen, Pelembut (softener), dan Chemical tambahan lain.
3. Drying (proses pengeringan dengan mesin atau penejemuran) – Tidak ada chemical yg digunakan.
4. Pressing (proses penyetrikaan dengan setrika uap atau listrik atau mesin pressing) – Chemicalnya: Pelicin.
5. Finishing (proses pembungkusan terakhir sebelum cucian diberikan kepada konsumen) – Chemicalnya: Parfum Laundry.
Semoga artikel ini berguna dan menjadi penjawab atas pertanyaan bagaimana proses laundry kiloan biasanya dilakukan.

Kamis, 10 Juni 2010

Tip-tip Laundry (1)

Diposting oleh laundryiyyas di 06.54 0 komentar

Tips Mencuci Bed Cover

Cara Mencuci Seprei dan Bed Cover
1. Sebaiknya bed products dari toko dicuci tidak dalam keadaan kotor sekali
2. Saat merendam bed sprei jangan digabungkan dengan rendaman pakaian dan bahan lain.
3. Rendam dengan sedikit deterjen
4. Jangan terlalu lama merendam (lebih kurang 10 – 20 menit)
5. Kucek perlahan , apabila menggunakan sikat jangan menggosok terlalu keras
6. Sprei bed boleh dicuci dengan menggunakan mesin cuci, tapi sebaiknya jangan terlalu lama (Bahan2 yang tidak boleh dicuci dengan mesin cuci (bludru, woll, sutera, dan brokat)
7. Bilas hingga tidak ada busa, lalu jemur di tempat yang tidak terkena langsung matahari (untuk membuat warna tetep cerah dan tidak cepat pudar)

Sprei Bedcover lukis memilik cara tersendiri untuk di cuci, berikit Instruksi Pencucian untuk Sprei Bedcover Lukis:

1. Anda dapat mencucinya dengan tangan atau mesin cuci dengan putaran yang pelan dan dengan air yang hangat/normal
2. Anda dapat mengeringkan Sprei Bedcover dengan cara membaliknya
3. Setrika di bagian belakang, karena ini adalah 100% katun dan bisa
4. Jangan menyikat Sprei Bedcover dengan deterjen atau pemutih

Untuk Pengeringan Bed Cover

1. Jemur Bed Cover dalam keadaan rata
2. Jangan digantung bila Anda tidak ingin merusaknya
3. Jangan menjepit atau memerasnya

Ketika mencuci Bed Cover, pastikan deterjen yang digunakan dalam keadaan terurai sebelum dimasukkan ke peralatan cuci Anda. Pastikan deterjen yang digunakan memiliki kadar pemutih yang tepat. Jika deterjen dituangkan langsung ke kain, kemungkinan akan menimbulkan bekas pada kain. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan deterjen yang lembut pada saat mencuci untuk membuat kain tahan lama. Menjemur Bed Cover di udara terbuka dan cahaya matahari langsung bisa membuat kain tetap segar. tidak usah khawatir akan luntur, karena produk kami tidak mudah luntur oleh sinar UV.

Sangat penting untuk membersihkan noda yang menempel. Akan tetapi, ketika menggunakan pelarut, gunakan dengan hati hati. Terlalu banyak pelarut bisa menyebabkan kerusakan pada warna kain/Bed Cover Sprei.

Cara Menghilangkan Noda

• Noda Sirup : Rendam Cover Sprei dengan air biasa. Gosokkan pembersih/deterjen cair ke noda dengan jari. Bila noda masih ada, gunakan air hangat untuk merendam dan cuci seperti biasa.
• Noda Permen Karet : Taruh kain yang ternoda kedalam kantung plastik dan dinginkan semalam. Karet yang menempel akan mengelupas dengan mudah.
• Noda Coklat : Gosok perlahan dengan pisau tumpul. bersihkan dengan air hangat. Bilas dengan air dingin.
• Noda Kopi & The : Rendam dengan deterjen dan air hangat hangat kuku. Kemudian seka dengan spiritus.
• Noda Krayon & Lilin : Letakkan noda diantara dua buah kain, setrika area tersebut. Gunakan kertas untuk penyerap krayon dari kain.
• Noda Buah & Jus Buah : Gosok bagian Cover Sprei yang ternoda dengan garam sebelum dicuci. Rendam dalam deterjen cair dan bilas dengan air biasa. Cuci seperti biasa.
• Noda Lemak : Korek secara meyeluruh bagian yang ternoda dengan pisau tumpul. cuci secara teliti dengan deterjen cair dengan menggunakan jari. Cuci secepatnya.
• Noda Anggur : Gunakan garam untuk menyerap alkoholnya kemudian rendam di air biasa dan cuci seperti biasa. lihat Grosir Bed Cover
• Noda Saos Tomat : Cuci di air biasa dan rendam dengan detejen cair.
• Noda Minyak : Minyak kayu putih adalah penghilang yang bagus buat minyak dan lemak. Gunakan penyeka dari katun, bersihkan bagian yang terkena noda dan cuci seperti biasa.

Tip mencuci pakaian Putih Baju dan kaos kaki putih

Baju putih sekali terkena kotoran sangat susah dibersihkan, boleh dimasak dengan air dan potongan buah lemon, kemudian tunggu direndam 15 menit dalam air baru dicuci.

Sepatu olahraga putih


Sepatu olahraga putih indah, setelah susah payah dicuci bersih dan dijemur, kemudian muncul bercak kuning-kuning! Lalu bagaimana?

Sepatu disikat bersih dengan sabun dan setelah bersih lalu dicelup ke dalam bir selama 3 menit, lalu ditutup dengan kertas tisu dan diletakkan di tempat rindang untuk dikeringkan, hasilnya akan tampak jelas lho!

Baju kuning

Baju putih bisa berubah kuning, sebagian besar karena luntur, bagaimana membuat baju putih jadi bercahaya lagi?

1. Air bekas cuci beras atau masak air hingga mendidih, lalu masukan kulit jeruk. Celupkan baju yang sudah menguning ke dalam panci dan kucek, ini bisa membuat baju kembali putih bersih.

Bukan hanya sederhana, tetapi juga tidak merusak baju dan tidak seperti pemutih yang ada di pasaran, bisa mempunyai efek samping pada baju.

2. Keringat yang mengandung minyak, mudah menumpuk di serat kain, sehingga kain putih mudah berubah kuning. Sewaktu mencuci, tambahkan air amonia kira-kira 2 sendok, lalu direndam beberapa menit. Kucek dan bilaslah dengan air, dikerjakan seperti biasa. Cara ini bisa menghilangkan noda kuning pada baju!

3. Di kerah baju dan bawah ketiak sering menumpuk keringat. Oles dan kucek dengan shampoo pada daerah noda, atau bisa juga diolesi busa cukur kumis selama 4-5 menit lalu kucek dan cuci bersih. Cara ini bisa menghilangkan kotoran dengan mudah.

Tip Mencuci Boneka

1. Masukkan boneka ke kantung laundry. atau jika tidak punya masukkan saja ke sarung bantal. Maksudnya spy boneka tidak rusak, sebab yg diputar oleh mesin kan sarungnya (kantongnya) jadi ngga' usah kuatir...

2. Cuci dengan sedikit sabun dan keringkan di dalam mesin. Karena sebenarnya yg mau kita cuci kan debu2nya supaya hilang.
3. jemur / di angin2kan sampai kering.
4. Sesudah kering, di atur bulu2nya yg agak 'nggerembel' biar bagus lagi, disisir pakai tangan saja.

Tip membersihkan boneka
Berikut adalah tips membersihkan dan merawat boneka kesayangan si kecil tanpa merusaknya;

1. Jika bonekanya hanya berdebu, cukup diseka dengan kain yang telah dibasahi air hangat atau dibersihkan dengan menggunakan selotif. Tempelkan selotif pada bagian yang berdebu lalu lepas kembali selotifnya.
2. Tidak semua boneka bisa dicuci dengan mesin cuci. Jadi sebaiknya lihat dilabelnya dan ikuti instruksinya. Jika bisa dicuci dengan mesin cuci, ada hal-hal yang harus diperhatikan;
3. Pastikan boneka tidak sobek, jika sobek dijahit terlebih dahulu.Jika bernoda, taruh diterjen di atasnya dan biarkan beberapa saat sebelum di cuci.
4. Jika boneka dicuci bersamaan dengan cucian lain (pakaian) sebaiknya boneka di masukkan ke dalam sarung bantal dan dengan kecepatan paling lambat.
5. Jangan mengeringkannya di mesin pengering sebagai antisipasi jika bahan pengisi boneka adalah bahan yang dapat menyusut.
6. Cara mencuci boneka secara manual; larutkan deterjen dalam air lalu masukkan boneka yang telah dibasahi sebelumnya, biarkan beberapa menit, kucek, lalu bersihkan.
7. Menjemur boneka sebaiknya tidak langsung dibawah sinar matahari karena dapat memudarkan warna.
8. Selesai dicuci dan kering, sisir boneka dengan sisir rambut.
9. Untuk boneka yang sudah tua dan berbulu lembut; masukkan boneka dalam tas kertas dan beri baking soda. Guncang-guncangkan sampai baking sodanya menempel rata di boneka. Biarkan sekitar setengah jam dan kemudian bersihkan menggunakan handuk. (bz)

Tips Cara Mencuci, Menjemur, Menyetrika, Menyimpan Pakaian/Baju Agar Awet Tahan Lama, Rapi & Bagus

A.Tips Mencuci Pakaian / Baju

1. Untuk pakaian yang baru dibeli, baru dikasih orang, baru dapat hadiah, dan sebagainya sebaiknya dalam mencuci kita cuci sendiri tidak digabung dengan pakaian yang lain dan tidak di mesin cuci agar aman dari kasus kelunturan. Jika pencucian pertama dan kedua tidak ada masalah maka kita boleh menggabungkannya dengan pakaian lain untuk pencucian selanjutnya.
2. Pilah-pilah pakaian sebelum mencuci berdasarkan tingkat kekotorannya. Jangan menggabung pakaian yang habis dipakai untuk bermain lumpur atau kain pel dengan baju-baju yang dipakai sehari-hari karena baju yang tadinya bersih bisa terkontaminasi kotoran.
3. Jangan rendam kaos, celana, baju, dan lain-lain yang disablon terlalu lama lebih dari satu jam di dalam larutan deterjen agar tidak rusak.
4. Apabila anda membeli atau mendapat baju bekas / second yang pernah dipakai orang lain maka cuci pakaian tersebut dengan deterjen yang dapat membunuh kuman agar penyakit-penyakit yang menempel di baju-baju tersebut dapat bersih.
5. Pada saat mencuci gunakan perasaan dan jangan emosi. Hati-hati pada saat menyikat pakaian, memeras pakaian, mengucek pakaian, membanting pakaian, dll jangan terlalu keras agar baju-baju tidak cepat rusak dan melar.
6. Bila menginginkan hasil yang lebih baik dan lebih bersih serta lebih yakin maka sebaiknya anda cuci pakaian tersebut secara manual dengan tangan anda sendiri. Mesin cuci yang pada saat mencuci diset tidak sesuai dengan bahan pakaian atau sablon bisa membuat pakaian rusak.
7. Biasanya pada laber pakaian yang terdapat di leher atau bagian pinggang terdapat pesan-pesan dari pabrik mengenai perlakuan yang seharusnya dilakukan pada saat mencuci pakaian tersebut. Ada aturan tentang suhu air, zat kimia untuk mencuci, cara menyetrika, dsb. Pelajari bahan-bahan pakaian dan cara pencuciannya agar tidak salah metode / teknik mencuci.
8. Zat pemutih pakaian yang terlalu kuat dapat menyebabkan sablon mengelupas dan rusak serta membuat bahan pakaiannya menjadi lebih tipis dan kasar.
9. Pakaian jenis tertentu dengan bahan khusus atau mudah rusak sebaiknya cucilah di tempat cuci laundry profesional agar pakaian kita bisa awet selalu.
10. Pada bilasan terakhir kita bisa menggunakan cairan pelembut dan pewangi pakaian untuk hasil pencucian yang terbaik.
11. Jika ada baju kita yang terkena noda makanan atau noda kimia lainnya sebaiknya lekas dibersihkan agar lebih mudah dihilangkan nodanya daripada menunggu yang akhirnya malah sulit dibersihkan.
12. Hati-hati dengan pembersih noda / bleaching karena bisa mengubah warna pakaian anda jadi belang. Tes dulu pada bagian bahan yang tersembunyi sebelum mencoba membersihkannya.

B. Tips Menjemur Pakaian / Baju

1. Untuk bahan seperti kaos yang bisa melar sebaiknya pada saat dijemur jangan digantung dengan hanger agar kerah atau bagian leher tidak melar.

2. Pakaian yang ada sablon / sablonan seperti kaos / t-shirt sebaiknya dijemur setelah baju dibalik. Jadi yang terkena matahari secara langsung adalah baju bagian dalam agar warna baju tidak cepat pudar, kusam dan mbladus.

3. Selain dengan cara menjemur pakaian pada sisi sebaliknya, bisa juga menjemur pakaian dengan posisi miring terhadap cahaya matahari agar tidak terlalu panas.

4. Dalam menjemur pakaian sebaiknya gunakan penjepit baju agar baju kita tidak beterbangan tertiup angin kencang yang dapat membuat baju kembali kotor jika jatuh ke tanah atau lantai yang kotor.

C. Tips Menyeterika Pakaian / Baju

1. Gunakan cairan pelicin pakaian agar hasil setrikaan lebih bagus, tidak kusut dan harum baunya.
2. Untuk kaos dan pakaian lain yang ada sablonan sebaiknya disetrika setelah dibalik di mana yang tersetrika adalah bagian sisi yang lainnya agar sablonan awet tidak ngelotok, rusak atau luntur terkena suhu panas.
3. Setrikalah baju anda sesuai aturan yang tertera pada label pesan perlakuan pakaian yang biasanya ada di bagian leher atau pinggang. Pelajari suhu-suhu yang perlu diset untuk setiap jenis bahan agar tidak salah setrika.
4. Menyetrika pakaian sebaiknya dilakukan ketika pakaian benar-benar kering habis dijemur di terik matahari cukup agar pakaian lebih awet tidak rapuh.

D. Tips Menyimpan Pakaian

1. Simpanlah pakaian anda di tempat yang bersih, kering, tidak berdebu dan tertutup rapat. Bersihkan dulu dengan lap kering atau lap basah jika kotor sekali.
2. Sebelum menyimpan pakaian pada lemari pakaian sebainya anda pastikan terlebih dahulu tingkat kekeringan pakaian tersebut. PAstikan telah kering benar agar tidak menimbulkan bau tidak sedap.
3. Jangan menyimpan pakaian di tempat yang penuh sesak agar mudah diambil jika diperlukan dan tidak membuat pakaian menjadi kusut tidak rapi.
4. Cuci dengan bersih pakaian anda sebelum disimpan dan keluarkan benda-benda yang ada di dalam saku. Pakaian yang kotor atau mengandung makanan bisa mengundang serangga yang akhirnya merusak pakaian kita.
5. Baju anda bisa digantung di hanger agar baju rapi tanpa bekas lipatan. Untuk celana bisa digantung dan bisa juga dilipat untuk menghemat ruangan penyimpanan pakaian.
6. Gunakan kamper dan alat penghilang kelembabab air untuk menjaga pakaian anda tetap terjaga dalam kondisi yang prima dan baik serta menghadang serangga perusak pakaian kita.

E. Tips Tambahan

1. Untuk baju-baju khusus yang mahal atau baju kesayangan kita sebaiknya jangan sering dipakai dan jangan dibawa tidur agar tidak cepat rusak.
2. Untuk pakaian yang digunakan sehari-hari dengan bahan umum dan murah bisa anda cuci di tempat laundry kiloan. Tetapi untuk jenis pakaian khusus yang mahal dengan bahan khusus sebaiknya anda cuci di laundry khusus satuan bukan kiloan agar pakaian anda dicuci dengan cara yang sesuai.

Rabu, 20 Mei 2009

14 langkah sukses bisnis loundry

Diposting oleh laundryiyyas di 05.18 1 komentar


BISNIS LAUNDRY, MASIHKAH ADA PELUANG
Namanya juga bisnis laundry, ya tentu bisa aja segala macam usaha di geluti, yang penting bisa ngga kita melakukannya, senang ngga dengan pekerjaannya dan yang paling penting bisa menghasilkan uang ngga dari bisnis laundry tersebut.
Ngga usah muluk-muluk deh, kita bisa mulai dari yang resikonya kecil, dan juga modalnya cuman jutaan.
Bisnis usaha laundry begitu juga, dari yang namanya usaha laundry tukang cuci pakaian tetangga sampai cuci laundri sekelas "5 a'sec" yang cabangnya dimana-mana, itu adalah suatu bisnis yang mungkin bisa diambil contoh.
Dibawah ini ada tulisan laundry kiloan, yang ditulis oleh Bambang Mulatho dan Endang Priyono, berisikan mengenai bisnis laundry yang mungkin bisa jadi ide buat rekan-rekan kalau tertarik cuci laundri untuk digeluti sebelum punya pilihan usaha yang lain.
Bisnis laundry ternyata cukup tahan menghadapi krismon.

Lihat saja PT. Kreamindo (5 a'sec), Big Mas, Martinizing yang hingga kini tetap berkibar. Begitu pula halnya nasib sejumlah binatu tradisional.
Mereka justru makin eksis.
Tentunya ada kiat-kiat tertentu hingga mereka sukses membangun usaha laundry kiloan tersebut. Menurut pemilik laundry bandung Abarukmo Laundry, Ririn, 30 tahun, sebelum membuka usaha ia pernah bekerja disebuah perushaan laundry. Disitu ia belajar seluk beluk bisnis binatu.
Belakangan ia bersama suaminya yaitu Sugondo, Ririn membuka usaha sendiri. Modal awalnya cuma Rp. 3 Juta. Itu sudah termasuk sewa tempat di Jlan Porselin I Rawangun dan pembelian mesin pengering manual yang harus dikontrol setiap waktu. Bandingkan dengan perusahaan lain yang menggunakan boiller.
Selama 11 tahun membangun bisnis laundry, omzet kotor perbulan sekitar 25 juta rupiah. Bahkan disaat krismon lagi hangat-hangatnya, pendapatan masih diatas Rp. 20 juta.
Saat ini Ambarukmo Laundry laundri kiloan yang sudah membuka 50 agen memiliki sejumlah pelanggan tetap. Selain perorangan, ada juga yang berasal dari hotel dan pusat-pusat olah raga. Misalnya Hotel Cempaka, Padang Golf Halim, Senayan Golg. Mereka ada yang langsung datang ketempatnya tanpa agen.
Beberapa Kunci Sukses
Bisnis Laundry :
  1. Pilihlah Lokasi yang bagus.
  2. Memiliki mesin cuci, mesin pengering dan mesin penggosok.
  3. Pastikan kita punya resep untuk penghilang noda.
  4. Yang pengalamannya masih nol, disarankan menimba pengalaman dengan menjadi agen. Kemudian tingkatkan pengetahuan mengenai cara menggosok dan cara mencuci yang baik.
  5. Untuk pertama kali disarankan mencari rekanan minimal 3 agen.
  6. Sebisa mungkin kendalikan sendiri usaha laundry dan memantau langsung mampu atau tidaknya agen.
  7. Mengerjakan cuci laundry dengan tepat waktu pesanan langganan dan jangan sampai mengecewakannya. Kalau ada komplain cucian kurang bersih dan minta diulang, harus dilayani tanpa ongkos tambahan.
  8. Perlakukan karyawan dan agen sebagai mitra kerja. Tanpa mereka berarti tidak ada uang masuk.
  9. Harus bisa megatur keuangan cuci laundry dengan sungguh-sungguh. Mana yang harus didahulukan harus jelas.
  10. Agar usaha tetap berkembang, pembagian prosentase dengan agen harus wajar.
  11. Buatlah perjanjian dan tepati, misalnya tentang baju rusak atau baju hilang.
  12. Memanfaatkan management yang baik dan disiplin. Misalnya biasa 3 hari selesai, usahakan lebih singkat. Kalau bisa pagi diterima siang sudah jadi.
  13. Buatlah pembukuan yang rapi. Harus dipisahkan antara pengantaran, pengambilan, buku agen dan lain-lain.
  14. Buatlah rekapitulasi dari setiap agen pada setiap akhir bulan.
Mudah-mudahan dengan informasi yang sedikit tersebut dan beberapa kiat untuk menjadi Pengusaha Bisnis Laundry yang suskes dapat menjadi inspirasi teman-teman.
Selamat menjadi tukang cuci, minimal tukang cuci sementara dirumah, gantiin istri untuk yang belum dapat kerjaan.
 

Laundry " Iyyas cemerlang " Copyright © 2009 Baby Shop is Designed by Ipietoon Sponsored by Emocutez